Di sini saya tidak akan membahas apa yang biasanya menjadi buah bibir masyarakat umum bahas tentang mie instan. Tapi, saya hendak membahas tentang (sedikit saja) kompleksnya pengolahan yang dilakukan dalam sebungkus mie instan, khususnya dalam proses pengeringan yang dilakukan terhadap komponen mie.

Mie Instan (taken from: www.halalguide.info)

Read the rest of this entry »

Baru saja membaca koran tentang ‘KB’ di Iran. KB? Bukan singkatan dari Keluarga Berencana versi koran tersebut. Tapi, ‘Keluarga Besar’.

Kenapa ya, Keluarga Berencana identik dengan dua anak saja dalam kelurga. Padahal, boleh-boleh saja dong, berencana memiliki banyak anak? Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam saja menganjurkan ummatnya untuk memiliki banyak anak.

…..Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Nikahilah perempuan yang penyayang dan subur (banyak anak), karena sesungguhnya aku akan membanggakan (banyaknya jumlah kalian) dihadapan umat-umat lain (pada hari kiamat nanti).” Bagi seorang perempuan yang masih gadis. kesuburan ini diketahui dengan melihat keadaan keluarga (ibu dan saudara perempuan) atau kerabatnya, lihat kitab ‘Aunul Ma’buud, 6/33-34). (HR Abu Dawud (no. 2050), an-Nasa-i (6/65) dan al-Hakim (2/176), dishahihkan oleh Ibnu Hibban (no. 4056- al-Ihsan), juga oleh al-Hakim dan disepakati oleh adz-Dzahabi).

Oke, kembali ke topik awal di kalimat pertama. Berdasarkan koran yang saya baca, di Irak program keluarga berencana dengan dua anak sudah tidak lagi berlaku di Iran. Sebaliknya, negara pimpinan presiden Ahmadinejad ini mencanangkan program ‘keluarga besar’. Pemerinatah Iran percaya bahwa banyak anak banyak rezeki.

Pemerintah Iran akan memberi tunjangan pada setiap anak yang barul lahir berupa rekening deposito bank. Setiap anak yang lahir sejak 21 Maret 2010 akan menerima deposit sebesar 950 dollar AS. Selanjutnya, mereka akan terus menerima 95 dollar AS setiap tahunnya hingga mereka berumur 18 tahun. Banyak juga ya. Coba deh, dihitung nilai rupiahnya? Banyak ya…

Yang menarik, selain karena program ‘keluarga besar’ nya yang bertentangan dengan ideologi barat adalah penggunaan rekening bank dalam penyaluran tunjangan. Saya pernah membicarakan ini dengan beberapa orang saat membahas BLT. Kenapa ga lewat rekening bank aja ya? Bisa jadi lebih mudah kan? Dan insyaAllah sampai tujuan dengan selamat. Tapi…. bisakah masyarakat Indonesia (semua kalangan) akrab dengan bank? Yang syari’ah tapi ya. Indonesia mayoritas muslim toh? ^^

Sekarang, bagaimana dengan Indonesia yang kini berslogan ‘Dua Anak Lebih Baik’. Kira-kira Indonesia mampu tidak ya berkeluarga besar? Padahal, lebih nyaman berkeluarga besar, lho.. Mengamalkan sunnah nabi Muhammad shallAllahu ‘alaihi wa sallam dan jadi lebih bahagia bukan?

It’s just my opinion.. What’s about your opinion?

I have to write some posting in English to improve my english skill. But, i still have no idea.

Any idea?

Sometime my friends asked me about how to learning something? So, I decided to write this posting for you…

First, note your lecture carefully in the class room. Do not sleep, please… Even you are very sleepy. Take wudhu if possible. One of my way to prevent this was drinking some water. It made me open my eyes, although it made me to go to the toilet. Some of my friends have different ways to against this ill (read: sleepy). They were ate candy, drank some coffee before, or ask  the other pinch. Many ways! You can choose one of those, or make other choice.

Second, write your lecture’s said. Not all of them. It will tooooo long. Just write the important thing in that course and sign the side where your lecture explained.

Third, rewrite your note or just make up it. This purpose to re-studying the course at home. Do not SKS (Sistem Kebut Semalam), please..

Fourth, studying gradually. If you have not understand yet about the section before, please do not move to the higher one. It makes you more confuse. Especially in math. Unless, the section can be learned separately. For example at food chemistry. You can study about protein first or vitamin first. It up to you.

Fifth, pray to Allah. This is important thing!

Sixth, tawakal.  After studying, praying, than tawakal.

Seventh, if you get the result please thank to Allah..

I hope this posting be useful for you…

Welcome new semester… ^_^

taken from: http://www.sripoku.com

Rata-rata orang Indonesia memang menyukai makanan yang digoreng. Bayangkan nasi saja yang sudah mengalami berbagai proses, digoreng juga ^^. Yah, selain karena rasanya yang nikmat produk gorengan juga disukai karena kepraktisannya. Tinggal panaskan minyak dan goreng!

Yang namanya gorengan pasti menggunakan minyak goreng toh? Coba deh, perhatikan minyak goreng di abang-abang penjual gorengan, di warung-warung makan, atau di dapur kita sendiri. Bagaimana warnanya? Bandingkan dengan minyak goreng baru. Sungguh berbeda bukan? Biasanya, minyak di penjual gorengan dan warung-warung makan warnanya sangat kontras dengan minyak goreng baru. Bahkan, di beberapa rumah makan daerah Bara, saya perhatikan minyaknya benar-benar hitam. Kok mau ya, mahasiswa IPB makan di sana? Nggak merhatikan minyak gorengnya mungkin ya… Read the rest of this entry »

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh..

My real blog at wordpress, this is the url: www.azzahramuslimah.wordpress.com. That blog has activated since years ago..

I built this blog just because I’m a student of  Bogor Agricultural University ^_^